Sabtu, 01 September 2012

Kesaksian - iPhone Hilang, Balik Kembali


Saya mau ceritakan kesaksian saya tentang iPhone saya yang hilang dan bisa kembali lagi. Begini ceritanya :

Hari minggu pagi (9 Okt 2011) kami sekeluarga (saya, istri, anak-anak) ke Bandung untuk menghadiri acara pernikahan salah satu keluarga istri saya. Dan rencananya kami menginap semalam, pulang hari Senin ke Jakarta.

Pada hari Senin setelah semua acara selesai. Kami sebelum balik ke Jakarta, kami ingin jalan-jalan dulu. Jadi kami ke Rumah Mode, Blossom, beli brownis kukus di Prima Rasa jalan Buah Batu. Nah, di tempat terakhir inilah saya baru sadar iPhone saya hilang ketika saya pingin pakai sms. Ketika tahu hilang respon pertama memang agak tegang juga karena cukup banyak data di dalamnya. Tapi berikutnya saya dan istri tetap tenang dan kami mengucap syukur saat itu juga sambil peristiwa ini sebagai kesempatan mengajarkan anak-anak untuk tetap mengucap syukur sekalipun dalam keadaan sulit.

Saya mengingatkan anak-anak bahwa, “Papa pernah hilang motor belasan tahun yang lalu dan respon pertama ketika tahu motor itu hilang adalah Papa mengucapkan ‘Tuhan yang memberi – Tuhan yang mengambil – Terpujilah TUHAN‘ titik”. Yang ajaib waktu itu Tuhan menggerakkan orang lain membuat saya mendapatkan motor baru tanpa mencicil satu sen pun. Padahal motor yang hilang adalah motor kredit. Ah, Tuhan itu sungguh ajaib.

Jadi saya berkata kepada anak-anak, bahwa jika Tuhan mau iPhone Papa bisa kembali lagi. Tapi kalau tidak biar saja memberkati orang yang menemukannya karena didalam juga ada cukup banyak catatan alkitab. Jadi pulang ke Jakarta kami tetap bersukacita seperti biasa dan sudah melupakan masalah iPhone ini. Tapi ada yang menarik yang membuat saya sadar bahwa iPhone ini akan hilang sebelum iPhone ini hilang. Dan saya menceritakan langsung ke istri saya di mobil.

Jadi waktu di Rumah Mode, Istri dan anak-anak lagi jalan cari baju dan saya hanya duduk saja sambil main games iPhone. Saya punya 2 iPhone dan dikeluarkan dua-dua nya dan itu biasa saya lakukan. Tapi ada suara di dalam hati dan sangat jelas “Kamu keluarin 2 iPhone nanti hilang 1 (satu)”, hati saya kaget juga tapi saya cuek aja karena sudah biasa main 2 iPhone. Tapi ternyata benar-benar hilang satu. Ini membuat saya teringat waktu belasan tahun lalu ketika hilang motor, saya sedang mengantar valas (valuta asing) pesanan orang didaerah jakarta selatan dekat kantor polisi (PolRes). Belum jauh saya jalan selesai parkir motor yang memang ramai parkirnya, ada suara yang sama seperti itu “Segera balik ke motor kamu, motor kamu hilang dicuri orang“. Karena hati saya kaget langsung saya balik ke motor sebelum kirim pesanan valas. HASILNYA motor saya memang hilang belum sampai 5 menit di tinggal dekat kantor polisi lagi. Ditanya ke orang sekitar termasuk tukang parkir, katanya memang ada orang yang ngambil turun dari bajaj. Ah, kagetnya luar biasa. Motor itu masih cicil. Tapi baca respon saya diatas ya…tidak diceritakan lagi.

Bagaimana dengan iPhone yang hilang? Kejadiannya seperti ini :
Hari selasa malam mama saya di sms orang tak dikenal yang bertanya tentang saya. Tulisan nama saya di sms sangat jelas karena nama saya cukup unik sehingga pasti hanya orang tertentu yang tahu nama itu. Ternyata memang orang tersebut adalah yang menemukan iPhone saya yang hilang. Esok paginya mama saya sms balik dan diajukan beberapa pertanyaan sehubungan dengan iPhone yang hilang supaya yang menemukan tidak salah orang.
Saya langsung berbicara dengan Pak Sam nama orang tersebut. Dan iPhone tersebut ternyata ditemukan di Rumah Mode pas ditempat dimana suara yang muncul di hati saya berbicara (baca diatas), sungguh luar biasa. Dan dari Rumah Mode Bandung mereka langsung mengirimkan melalui TIKI ke alamat saya dan hari ini tanggal 13 Oktober 2011 iPhone saya BALIK lagi. Tentu saja saya juga mengirimkan uang tanda terima kasih setelah iPhone saya terima. Puji Tuhan.

Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...