Welcome to Arvo

Responsive Blogger Template by BTDesigner. Here you can write something.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Nullam eu est quis enim commodo aliquet.

Smiley face
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juni 2012

Aku Menangis Enam Kali Untuk Adikku

Tidak ada komentar:
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!”
Continue Reading...

Cinta Tanpa Syarat (Unconditional Love)

Tidak ada komentar:
Lima tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit. Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.

Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.

Continue Reading...

Kamis, 31 Mei 2012

True Love Story

Tidak ada komentar:
Kisah ini terjadi di Beijing Cina. Seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang, temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih.

Suatu hari Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah, hatinya sesak, tapi ia tersenyum dan berdoa, “Aku harap kau bahagia“. Sepanjang hari Yo Yi Mei bersedih, ia menjadi tidak ada semangat hidup, tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya
Continue Reading...

Senin, 28 Mei 2012

Story - Cinta dan Waktu

Tidak ada komentar:
Dahulu kala, ada sebuah pulau kecil dengan berbagai macam kehidupan. Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan Cinta, serta Emosi-Emosi yang lain, tinggal di pulau ini.

Suatu hari, Emosi mengetahui bahwa pulau itu akan tenggelam. Setiap orang kemudian bersiap-siap untuk meninggalkan pulau itu, kecuali Cinta. Cinta bersikeras bahwa dia akan tinggal di pulau itu hingga menit terakhir.

Beberapa hari kemudian, ketika pulau itu hampir tenggelam, Cinta berpikirkan untuk meminta bantuan. Pada saat itu, ia melihat Kekayaan lewat dengan sebuah kapal besar.
Continue Reading...

Selasa, 22 Mei 2012

Seorang Wanita Kristen Yang Memberikan Sebagian Livernya Untuk Saudara Seimannya

Tidak ada komentar:
Jeanette Barber, yang telah dengan setia membantu nenek kami yang sakit, memberitahuku tentang teman anak perempuannya di gereja, Teresa Israel, yang memberikan sebagian livernya untuk didonorkan kepada seorang teman. Aku bilang, "Jeanette, cerita soal itu, dong!" Yang mengejutkan, beberapa hari kemudian Jeanette mengisahkan peristiwa 4 Agustus 2002 itu kepada jurnalis harian Asheville Citizen-Times, Susan Reinhardt.
Continue Reading...

Senin, 21 Mei 2012

Story - KehendakMu Bukanlah Kehendakku

Tidak ada komentar:
menangkap telepon dan kudengar diujung telepon itu suara yang sangat kukenal “ Jeni, apa kabarmu ! masih ingat padaku kan ? sekarang aku sudah jadi anak Tuhan lho!..aku bersyukur kalo waktu itu kamu mau membagikan kabar sukacita ini padaku. Bagaimana kabarmu, kamu masih nggak ikut pelayanan penginjilan ?, aku ikut dong !” sesaat aku tertegun..”e..e..em..aku baek kok.kamu telepon Kak Rini aja untuk gabung pelayanannya..” jawabku gugup.

“baiklah kalau begitu, kamu datang kan besok minggu, aku sudah sangat kangeen nich !, bye..God bless!” kututup telepon dengan mendesah, entah mengapa dadaku berdebar-debar...aku tak tahu apa ini pengaruh obat yang kuminum karena pusing atau karena suara sahabat lamaku itu..

Continue Reading...

Story - Janji Merpati

Tidak ada komentar:
Awan hitam berkuasa malam itu, membuat bulan tak menampakkan muka putihnya.  Bintang pun enggan berpijar tanpa bulan.  Alhasil, hutan gelap gulita. Namun tiba-tiba, dua bola cahaya kecil berpijar, sedikit memberikan warna pada pekatnya malam.  Dua bola cahaya itu rupanya milik seekor gagak merah jantan yang bertengger pada sebuah pohon di sudut hutan.  Ia baru saja terjaga dari tidurnya yang tak nyenyak.  Sesuatu masih mengusik pikirannya.  Ialah si Merpati Jantan, kawan karibnya.  Si Gagak Merah heran pada kawan karibnya itu.  Begitu teguhnya janji merpati pada pasangannya. Tiada pernah mendua, apalagi men-tiga.  Merpati pun tak pernah tersesat.  Ia selalu tahu jalan pulang ke belahan hatinya, sejauh apapun ia mengarungi langit.
Continue Reading...

Kamis, 03 Mei 2012

Story - Lagu Terakhir Untuk Kekasih

3 komentar:
Sudah hampir dua jam Ita mondar-mandir mengelilingi kamarnya, gadis ini terlihat sangat gelisah. Berulang kali dia melirik hp kecil yang ada di tempat tidurnya, tapi tak ada satu pun pesan masuk yang tampak di hp itu.
“Kamu kemana, sih? Kok sms ku nggak di balas-balas” gerutu Ita sambil memencet nomer telepon dengan cepat.Sebelum Ita sempat menelpon, sebuah SMS masuk dan di layar ponsel itu tertulis My Prince. Secepat kilat dia membuka SMS itu lalu membacanya dengan tidak sabar. Ternyata orang yang selama ini dia tunggu itu baru saja selesai bertanding dalam turnamen voli. Setelah membalas SMS itu, Ita memejamkan matanya untuk tidur, karena malam telah larut.

Keesokan harinya…
Seperti biasa, Ita selalu mengirimkan ucapan selamat pagi pada kekasihnya sebelum dia berangkat kuliah. Namun, hatinya kembali tak tenang ketika sang kekasih belum juga membalas SMS-nya hingga sore hari. Berkali-kali dia mengirimkan SMS, hingga akhirnya balasan yang ditunggu datang.
-aku udah solat dan makan kok-


Continue Reading...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...